(karya: umbu yogman)
subuh telah memanggil bersama sahabatmu sebatang cangkul..
kau mulai bergerk dengan langkah perlahan..
sungguh nyata lah jeri payah mu..
hari mulai menikam panasnya mentari..
kulit mu mulai memerah terbakar..
tak sedikitpun kau mengeluh letih..
compang camping baju mu di hembus angin..
bgtu megah kau berdiri di atas sebuah pematang..
layak sang prajurit menerpa musuh...
kau adalah pahlawan keluarga..
sebutir beras kau capai bersama cucur keringat mu,,,
kubangan lumpur dan duri ilalang menjadi teman setiap waktu mu.
tak sedikitpun kau mengenal letih,,
banggalah anak istrimu..
setelah tau padi mulai merunfuk fan menguning,,
hati rasanya riang arna tak sialah..
punggung dan kaki mu yang memerah terbakar,,
bahakn subuh memanggil mu pergi..
dan senja memanggil mu pulang..
tak sialah,,, dan takan pernah sia smuanya,,
trima kasih....
Selasa, 27 Oktober 2015
Minggu, 25 Oktober 2015
DUSTA KERAJAAN
(karya: umbu yogman)
Anggaplah smua dusta ketika kau tak lagi hiraukan suara ini..
anggaplah ini hanyalah sebuah angin yang berhembus menerpa nyiur..
jika pedulimu sudah tak lagi untuk jeritan ini.
dan anggaplah smua ini, hanya mimpi dari bunga tidur mu..
dunia yang begitu indah hanyalah sandiwara..
kerajaan yang telah kau bangun hanyalah kulit yang membungkus tulang..
api smangat pemerintahan yang kau nyalakan,..
lamanya padam ketika kau sudah tak sepaham..
ingatlah, darah yang mengalir dalam tubuh mu..
adalah bagian dari sungai mu sendiri..
dan daging yang membungkus tulang mu..
adalah bagian dari tanah kelahiran mu sendiri,,
cobalah dan dengarkan...
angin yang berhembus membawa suara jeritan rakyat mu..
tatap lah kening mereka..
penuh dengan butiran keringat dan tanah yang melekat di dahi mereka..
benarkah yang kau lakukan??
sehingga kaki mereka harus luka dan tertusuk duri,,
berikanlah sedikit dari apa yang kau rebut,,
kembalikan sedikit dari dari sekian banyak yang kau curi..
mereka haus,mereka lapar, bahkan mereka sengasara..
lihat dan pandang keatas,,
ketahuilah sebentar lagi langit akan memanggil mu pulang..
dapatkah kau pertanggung jawabkan smua itu??
jangan membuat dosa mu berlipat ganda,,,
karna hanya menyiksa mu di nirwana..
trimakasih
Anggaplah smua dusta ketika kau tak lagi hiraukan suara ini..
anggaplah ini hanyalah sebuah angin yang berhembus menerpa nyiur..
jika pedulimu sudah tak lagi untuk jeritan ini.
dan anggaplah smua ini, hanya mimpi dari bunga tidur mu..
dunia yang begitu indah hanyalah sandiwara..
kerajaan yang telah kau bangun hanyalah kulit yang membungkus tulang..
api smangat pemerintahan yang kau nyalakan,..
lamanya padam ketika kau sudah tak sepaham..
ingatlah, darah yang mengalir dalam tubuh mu..
adalah bagian dari sungai mu sendiri..
dan daging yang membungkus tulang mu..
adalah bagian dari tanah kelahiran mu sendiri,,
cobalah dan dengarkan...
angin yang berhembus membawa suara jeritan rakyat mu..
tatap lah kening mereka..
penuh dengan butiran keringat dan tanah yang melekat di dahi mereka..
benarkah yang kau lakukan??
sehingga kaki mereka harus luka dan tertusuk duri,,
berikanlah sedikit dari apa yang kau rebut,,
kembalikan sedikit dari dari sekian banyak yang kau curi..
mereka haus,mereka lapar, bahkan mereka sengasara..
lihat dan pandang keatas,,
ketahuilah sebentar lagi langit akan memanggil mu pulang..
dapatkah kau pertanggung jawabkan smua itu??
jangan membuat dosa mu berlipat ganda,,,
karna hanya menyiksa mu di nirwana..
trimakasih
penantian
penantian
ku tetap tegak..
ku tetap tersenyum..
walau lautan pisahkan perasaan ini,
dan daratan tak lagi satu bagian..
Namun ku yakin kau tetap kan sempurna..
walau hati ini menjerit perih menahangoresan kepergian
dan mata ini membendung membendung tetesan
kau tetap kan sempurna di hati ini..
kelak kau kembali..
sempurnakan perasaan ini..
kelak kau kembali rajutlah hati ini
agar hati ini kembali utuh seperti sedia kala
pergilah dan kembalilah dalam kesempurnaan..
tak satu pun dapat menggatikan kau dalam gelap ku..
tak satu pun yang dapat merangkul ku dalam senyap gempita ku
pergi dan rebutlah yang sudah menjadi angan mu sejak kau masi di sisi ku..
ku tetap tegak berdiri..
berdiri dalam kesepian ku..
menunggu kau kembali dalam peraduan ku..
ku kan tetap sendiri..
sendiri menjalani hari ku
akan kah kau kembali?
kembali dalam sumpah kepergian mu?
penantian takan mebuat ku berhenti
sampai keriput membungkus tubuh ini.
karya umbu yogman
malang 25 oktober
ku tetap tegak..
ku tetap tersenyum..
walau lautan pisahkan perasaan ini,
dan daratan tak lagi satu bagian..
Namun ku yakin kau tetap kan sempurna..
walau hati ini menjerit perih menahangoresan kepergian
dan mata ini membendung membendung tetesan
kau tetap kan sempurna di hati ini..
kelak kau kembali..
sempurnakan perasaan ini..
kelak kau kembali rajutlah hati ini
agar hati ini kembali utuh seperti sedia kala
pergilah dan kembalilah dalam kesempurnaan..
tak satu pun dapat menggatikan kau dalam gelap ku..
tak satu pun yang dapat merangkul ku dalam senyap gempita ku
pergi dan rebutlah yang sudah menjadi angan mu sejak kau masi di sisi ku..
ku tetap tegak berdiri..
berdiri dalam kesepian ku..
menunggu kau kembali dalam peraduan ku..
ku kan tetap sendiri..
sendiri menjalani hari ku
akan kah kau kembali?
kembali dalam sumpah kepergian mu?
penantian takan mebuat ku berhenti
sampai keriput membungkus tubuh ini.
karya umbu yogman
malang 25 oktober
Rabu, 03 Juni 2015
Matawai Amahu Pada Njara Hammu
(karya: umbu yogman)
Di gubuk Tua aku di lahir kan,,
Di bale bambu aku di mandikan..
Di Desa ini aku mengenal kalian,,
Ditanah marapu aku di besarkan,.
Kini ku telah pergi jauh, jauh dari sgala yg ku dambakan..
Kini ku merasa sepi.. Sepi tak mendengar nyanyian pahangu..
Kini ku merasa Sendiri.. Sendiri tak melihat tarian Mu..
Dan kini ku tak di samping mu, tak lagi menunggang kuda sandlewood,,
Aku pergi untuk sebentar..
Aku pergi untuk kalian saudaraku
Aku pergi demi masa depan ku
Dan aku pergi Demi Tanah kita,...
Demi Matawai Amahu Paddang Ndjara Hamu
Pegang teguh semboyan kita..
Rangkul erat Matawai Amahu Padda Njara Hamu..
Jagalah Mata Air kehidupan itu,..
dan Rawatlah Padang rumput savana..
HidupkanLah kembali Tanah yang telah di berkati leluhur..
Kelak aku akan merawat mu kembali.
Kelak aku akan membawa namau terukir besar di atas sana,,
kelak kita akan Bersama, menyantap sajian mu..
Dan kelak kita akan Menari Bersama sambil Mereriakan,,
Hooo Kayaka yaa,..
Trima Kasih
Umbu yogman
(IPPMASTI)
Di gubuk Tua aku di lahir kan,,
Di bale bambu aku di mandikan..
Di Desa ini aku mengenal kalian,,
Ditanah marapu aku di besarkan,.
Kini ku telah pergi jauh, jauh dari sgala yg ku dambakan..
Kini ku merasa sepi.. Sepi tak mendengar nyanyian pahangu..
Kini ku merasa Sendiri.. Sendiri tak melihat tarian Mu..
Dan kini ku tak di samping mu, tak lagi menunggang kuda sandlewood,,
Aku pergi untuk sebentar..
Aku pergi untuk kalian saudaraku
Aku pergi demi masa depan ku
Dan aku pergi Demi Tanah kita,...
Demi Matawai Amahu Paddang Ndjara Hamu
Pegang teguh semboyan kita..
Rangkul erat Matawai Amahu Padda Njara Hamu..
Jagalah Mata Air kehidupan itu,..
dan Rawatlah Padang rumput savana..
HidupkanLah kembali Tanah yang telah di berkati leluhur..
Kelak aku akan merawat mu kembali.
Kelak aku akan membawa namau terukir besar di atas sana,,
kelak kita akan Bersama, menyantap sajian mu..
Dan kelak kita akan Menari Bersama sambil Mereriakan,,
Hooo Kayaka yaa,..
Trima Kasih
Umbu yogman
(IPPMASTI)
Sumpah Suci
(karya:umbu yogman)
Kau adalah hadiah terindah untuk ku
Kau adalah bagian dari separuh Tubuh ku
Kau Mawar yang Tak perlu di sirami.
Kau tumbuhan yg tak perlu di pupuki
Sebentar lagi kau akan menjadi bagian dari Tubuh ini.
Sebentar lagi kau akan bersamaku
Sebentar lagi kau akan hidup di Dalam ku
Berjanjilah tak seorang putra yg bisa kau trima selain aku,,
Dan Berjanjilah tak seorang pangeran pun yg mampu merubah mu
Hari ini bibir Ku bergerak mengangkat sumpah di Depan saksi dan Pemuka Agama
Hari ini terucap ikrar dan Janji Suci
Rasa ini tlah Di satukan Dengan Sempurna.
Dan,, Trimalah Aku seutuhnya.
#Trima Kasih#
Kau adalah hadiah terindah untuk ku
Kau adalah bagian dari separuh Tubuh ku
Kau Mawar yang Tak perlu di sirami.
Kau tumbuhan yg tak perlu di pupuki
Sebentar lagi kau akan menjadi bagian dari Tubuh ini.
Sebentar lagi kau akan bersamaku
Sebentar lagi kau akan hidup di Dalam ku
Berjanjilah tak seorang putra yg bisa kau trima selain aku,,
Dan Berjanjilah tak seorang pangeran pun yg mampu merubah mu
Hari ini bibir Ku bergerak mengangkat sumpah di Depan saksi dan Pemuka Agama
Hari ini terucap ikrar dan Janji Suci
Rasa ini tlah Di satukan Dengan Sempurna.
Dan,, Trimalah Aku seutuhnya.
#Trima Kasih#
Ratu Malam
Hey kau yg berdiri termenung meratap malam..
Kau pergi dengan Membawa Harapan.,
Kau pergi dengan membawa luka kluarga...
Kau pergi dengan tangisan,,
Hey kau yg berdiam di bawa rembulan...
Di pojok kota kau menunggu Tamu mu Datang
Di gelap Malam kau berharap pada TuanMu
Di Gang Gelap kau menawarkan sgalanya..
Hey kau yg berada dibawah langit Malam,,
Sia-sialah Mahkota kewanitaanMu..
Demi sebutir beras..
Kau Rela Berkeliaran Malam Di luar Sana..
Demi setetes Air..
kau Biarkan lelaki mengecup dan menikmati senyum Mu..
Demi masadepan Buah Hati mu..
Kau biarkan Lelaki Mencicipi Elok Tubuh Mu..
Hey kau yg di geluti penyesalan..
Pergi Dan kembalilah Setelah fajar merenggut Malam
KuatkanLah Hati Mu..
RatapiLah Masa depan Mu..
Kau adalah Ratu Malam..
Trima kisih
malang 03 Juni
(karya: umbu yogman)
BIADAB
(karya: umbu yogman)
Biadab...
kau pikir kau adalah serdadu perang yang mati dan akan di kenang...
kau pikir kau adalah dewa yg di anggap benar..
kau pikir kau adalah raja yang slalu berkuasa..
kau pikir kau adalah tuan yang slalu di hormati..
dan kau pikir kau adalah sgalanya bagi kaum rendah, yang slalu memohon di kaki-kaki mu..
dengarlah jeritan di lorong gelap..
lihatlah di kaki menara yang tak terpakai..
lihatlah mereka smua adalah makluk sempurna yang kau hancurkan,..
dan yang kau buang bagaikan sampah...
mereka bukanlah mainan yang kau mainkan,..
mereka buakn boneka..
mereka bukanlah tempat kau berpijak..
sehingga kau injak dan berjalan di atas mereka...
kau telah di butakan oleh harta..
kau telah di butakan oleh jabatan..
dan kau telah di butakan oleh sgala keegoisan mu,,
kembalikanlah apa yang menjadi hak mereka...
kembalikanlah apa yang menjadi impian mereka,,
kembalikan lah apa yang di nanti mereka,,
Dan kembalikan mereka seperti manusia seutuhnya..
kembalikanlah!!
kembalikanlah!!
kembalikanlah!!
#UMBU YOGMAN#
Biadab...
kau pikir kau adalah serdadu perang yang mati dan akan di kenang...
kau pikir kau adalah dewa yg di anggap benar..
kau pikir kau adalah raja yang slalu berkuasa..
kau pikir kau adalah tuan yang slalu di hormati..
dan kau pikir kau adalah sgalanya bagi kaum rendah, yang slalu memohon di kaki-kaki mu..
dengarlah jeritan di lorong gelap..
lihatlah di kaki menara yang tak terpakai..
lihatlah mereka smua adalah makluk sempurna yang kau hancurkan,..
dan yang kau buang bagaikan sampah...
mereka bukanlah mainan yang kau mainkan,..
mereka buakn boneka..
mereka bukanlah tempat kau berpijak..
sehingga kau injak dan berjalan di atas mereka...
kau telah di butakan oleh harta..
kau telah di butakan oleh jabatan..
dan kau telah di butakan oleh sgala keegoisan mu,,
kembalikanlah apa yang menjadi hak mereka...
kembalikanlah apa yang menjadi impian mereka,,
kembalikan lah apa yang di nanti mereka,,
Dan kembalikan mereka seperti manusia seutuhnya..
kembalikanlah!!
kembalikanlah!!
kembalikanlah!!
#UMBU YOGMAN#
IBU
(karya: umbu yogman)
Ibu..
sembilan bulan lamanya aku berada dalam rahim mu...
ku tak pernah tau,seberapa susah,seberapa besar pengorbanan mu...
sampai kau keluarkan aku ke dalam dunia ini,ku tak pernah tau jeritanmu...
Ibu..
kini ku telah melihat mentari dan merasakan dinginnya malam...
mencium wewangian..
dan melihat semua panorama ini...
Ibu..
ketika mentari menyinariku,kau naungi aku...
ketika hujan membasahiku kau balut aku...
dan ketika aku menangis,kau rangkul aku...
Ibu..
cucur keringatmu telah membawa ku menjadi sempurna...
doamu membimbingku dalam terang dan gelap malam...
kini ku telah menjadi apa yang kau dambakan...
dan kini ku telah meraih semua cita-cita ku...
Ibu..
bibir ku tak bisa bergerak...
mulutku tak bisa berceloteh banyak...
haru dalam hatiku,tak bisa ku kendalikan selain ku ucapkan terima kasih...
terima kasih,buat segalanya yang telah kau berikan...
#UMBU YOGMAN#
Ibu..
sembilan bulan lamanya aku berada dalam rahim mu...
ku tak pernah tau,seberapa susah,seberapa besar pengorbanan mu...
sampai kau keluarkan aku ke dalam dunia ini,ku tak pernah tau jeritanmu...
Ibu..
kini ku telah melihat mentari dan merasakan dinginnya malam...
mencium wewangian..
dan melihat semua panorama ini...
Ibu..
ketika mentari menyinariku,kau naungi aku...
ketika hujan membasahiku kau balut aku...
dan ketika aku menangis,kau rangkul aku...
Ibu..
cucur keringatmu telah membawa ku menjadi sempurna...
doamu membimbingku dalam terang dan gelap malam...
kini ku telah menjadi apa yang kau dambakan...
dan kini ku telah meraih semua cita-cita ku...
Ibu..
bibir ku tak bisa bergerak...
mulutku tak bisa berceloteh banyak...
haru dalam hatiku,tak bisa ku kendalikan selain ku ucapkan terima kasih...
terima kasih,buat segalanya yang telah kau berikan...
#UMBU YOGMAN#
Langganan:
Komentar (Atom)