Selasa, 27 Oktober 2015

Petani Desa

(karya: umbu yogman)

subuh telah memanggil bersama sahabatmu sebatang cangkul..
kau mulai bergerk dengan langkah perlahan..
sungguh nyata lah jeri payah mu..
hari mulai menikam panasnya mentari..
kulit mu mulai memerah terbakar..
tak sedikitpun kau mengeluh letih..
compang camping baju mu di hembus angin..
bgtu megah kau berdiri di atas sebuah pematang..
layak sang prajurit menerpa musuh...
kau adalah pahlawan keluarga..
sebutir beras kau capai bersama cucur keringat mu,,,
kubangan lumpur dan duri ilalang menjadi teman setiap waktu mu.
tak sedikitpun kau mengenal letih,,
banggalah anak istrimu..
setelah tau padi mulai merunfuk fan menguning,,
hati rasanya riang arna tak sialah..
punggung dan kaki mu yang memerah terbakar,,
bahakn subuh memanggil mu pergi..
dan senja memanggil mu pulang..
tak sialah,,, dan takan pernah sia smuanya,,

trima kasih....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar